Minggu, 16 November 2008

Manfaat Olah raga

Perlindungan terhadap penyakit jantung, stroke, diabetes, kegemukan, hipertensi, penurunan memori, kanker kolon, patah tulang, dan depresi pada pria dapat dilakukan dengan berolahraga. Tapi bagi yang perlu ekstra motivasi harus mempertimbangkan manfaat tambahan bagi prostat dan seksualitas mereka. Pernyataan tersebut adalah hasil laporan Harvard Men’s Health Watch

Sebuah studi di Swedia tahun 2006 melaporkan bahwa olahraga yang teratur berkaitan dengan penurunan risiko sedang dan gejala-gejala berat dari benign prostatic hyperplasia (BPH). Setelah memperhitungkan faktor risiko lainnya, kebanyakan pria yang aktif 28% lebih sedikit mengalami gelaja-gejala saluran kencing bawah dibandingkan pria yang kurang aktif. Menurut catatan the Harvard Men’s Health Watch, efek olahraga pada kanker prostat kurang jelas. Beberapa studi mengemukakan bahwa olahraga memang dapat menurunkan risiko kanker prostat.

Walaupun disfungsi ereksi tidak mengancam kehidupan, tapi dapat mengganggu kualitas hidup. Studi di Harvard mengaitkan olahraga teratur pada penurunan sebesar 41% risiko disfungsi ereksi. Olahraga yang dilakukan yaitu sekitar 30 menit berjalan dalam sehari. Sebuah uji klinik acak tahun 2004 melaporkan bahwa olahraga sedang (rata-rata kurang dari 28 menit per hari) dapat membantu mempertahankan performa seksual pada pria kegemukan yang mengalami disfungsi seksual.

Dalam studi tahun 2003, pria berumur lebih dari 50 tahun yang tetap aktif secara fisik mempunyai risiko impoten 30% lebih rendah dibandingkan pria yang tidak aktif. Pria semakin berumur, kemungkinan impotennya akan semakin tinggi.

Peneliti melakukan survey lebih dari 31.000 pria berberumur antara 53-90 tahun. Para sukarelawan tersebut mengukur kemampuan mereka tiga bulan sebelumnya tanpa perlakuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang cukup. Peneliti juga menganalisis pengukuran fungsi seksual lainnya dan melihat kebiasaan gaya hidup mereka.

Hasilnya menunjukkan bahwa pria yang aktif secara fisik dilaporkan kemampuan ereksinya lebih baik. Semakin fit seorang pria, maka akan semakin baik ereksinya. Latihan yang giat, setara dengan lari paling sedikit 3 jam seminggu atau bermain tenis tunggal 5 jam seminggu, dapat menghasilkan manfaat lebih dan penurunan risiko impotensi sebesar 30%.

Hasil temuan ini juga menunjukkan bahwa pria yang kurang dari 60 tahun mendapat manfaat paling banyak dari olahraga. Namun, kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat akan menghilangkan manfaat tetap awet muda. Peneliti mengharapkan agar para pria mendapat pesan penting dari penelitian ini, yaitu aktivitas seksual dapat bertahan kuat bertahun-tahun selama mereka menjalani hidup yang sehat.

Ancaman Suplemen di Gym

Ingin tubuh lebih oke? Banyak cara bisa dilakukan untuk membuat tubuh lebih berisi, berotot, dan tetap ramping. Salah satunya lewat olah badan atau body building di pusat kebugaran.

Namun, hati-hati terhadap kemungkinan overtraining atau penggunaan suplemen pemacu tenaga atau pembesar otot secara asal-asalan.

Melatih fisik bila dilakukan secara teratur dan terukur, memang akan membuat tubuh tetap sehat dan bugar. Keuntungan selanjuthya, penampilan pun jadi lebih menarik.

Soal memperbaiki penampilan inilah yang tampaknya membuat banyak orang, terutama kalangan muda, jadi keranjingan berolahraga. Apalagi, saat ini tak sedikit yang mengartikan sehat sebagai kondisi perut langsing (six pack) dan lengan berotot. Kecenderungan itu pun ditangkap oleh berbagai pusat kebugaran (fitness center). Mereka menawarkan paket latihan dengan rupa-rupa alat, dan tentu hasil yang maksimal. Sebagai tambahan, juga ada suplemen untuk membantu membentuk otot-otot tubuh.

Kini olah kebugaran (banyak orang menyebutnya fitnes) memang sudah menjadi gaya hidup, bukan hanya pada masyarakat kota besar, tetapi sudah merambah ke pinggiran kota, meski tempatnya tidak selalu nyaman. Yang penting, di situ terdapat bermacam macam alat untuk melatih otot tubuh.

Orang muda, baik pelajar, mahasiswa, maupun eksekutif, tertarik menjadi anggota klub kebugaran dengan berbagai keperluan. Ada yang ingin mengencangkan atau membentu otot, merampingkan badan, atau menjaga kebugaran. Agar terkesan gaul dan keren juga menjadi salah satu alasan mereka bergabung di sebuah klub.

Marcella (24) mengaku bergabung dengan sebuah klub agar bisa berolahraga sesuai waktu yang ia punya, dan dipandu dalam membuat program latihan, sehingga mendapat hasil yang diinginkan. Fitness center memang menawarkan trainer (pelatih) untuk membantu membuat program latihan sesuai kebutuhan konsumen.

Fitnes juga berguna untuk para wanita yang ingin membentuk tubuh ideal, terutama setelah melahirkan dan tentu saja agar terlihat awet muda. Alasan itu pula yang dikemukakan Novita (34). Ibu dua anak ini mengaku tekun berolahraga sejak masih duduk di bangku SMP. Hasilnya, ia tampak awet muda dan seperti masih gadis saja. Selain itu, ia mengaku daya tahan tubuhnya meningkat, hingga jarang sakit. Manfaat lain dari fitnes dan weight training pada wanita, juga dapat mencegah penuaan dini dan osteoporosis (keropos tulang).


Bisa Serangan Jantung

Biasanya untuk membentuk otot agar terlihat kekar, dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Waktu ini bisa dipercepat dengan bantuan suplemen khusus. Suplemen-suplemen ini jika digunakan sesuai anjuran dan takaran yang tepat, tidak akan menimbulkan masalah.

Cara instan, yakni membentuk tubuh indah dalam waktu singkat ini yang diminati banyak orang muda. Karena itu, tak jarang yang kemudian lebih memilih mengonsumsi suplemen di luar takaran aman dan tak perlu berlama-lama tekun berlatih.

Contohnya, pemakaian suplemen creatine yang berfungsi untuk menambah tenaga ke sel-sel otot, sehingga jadi super kuat. Pada pemakaian normal, zat ini tidak menimbulkan efek samping. Namun, jika melebihi dosis dan tidak diimbangi latihan yang benar dapat membahayakan ginjal karena banyak menyerap cairan tubuh. Padahal, creatine alami bisa didapat dari makanan sehari-hari, terutama dari daging merah dan ikan, walau dalam jumlah sedikit.

“Beberapa nama perangsang lain yang mengandung bahan seperti ma huang, extract thyroid, chinese ephedra merupakan suplemen yang paling sering digunakan dalam olah raga. Ini bisa membahayakan jika tidak disertai pengetahuan yang benar tentang pemakaiannya karena suplemen tersebut bekerja memengaruhi hormon. Kasus yang pernah terjadi, yaitu berpengaruh pada kerja jantung. Bahan-bahan dalam suplemen tersebut memacu kerja jantung menjadi lebih cepat, bisa juga menimbulkan stroke,” papar Dr. Michael Triangto, Sp.KO, dokter spesialis kesehatan olahraga yang biasa menangani para atlet.

Mengingat efek yang membahayakan, ma huang sudah dilarang peredarannya di Indonesia. Suplemen ini bisa membuat jantung berdebar-debar. Jika dibiarkan terus, si pemakai bisa terkena serangan jantung. Suplemen-suplemen sejenis itulah yang biasa ditawarkan di pusat-pusat kebugaran, bisa dari pelatih atau sesama anggota klub. Kebanyakan suplemen yang ditawarkan berbentuk susu, contohnya susu protein untuk menambah berat badan. Padahal, jika tidak diimbangi dengan latihan cukup, konsumsi susu ini malah membuat tubuh makin gemuk.

Hal ini yang terjadi di kalangan anak muda sekarang. Mereka mengasup suplemen tanpa diimbangi latihan. Dan ketika hasilnya mengecewakan, kebanyakan dari mereka berhenti berolahraga dalam kondisi tubuh yang tidak lebih baik dari sebelumnya.

"Saya pernah ditawari suplemen untuk menurunkan berat badan, tetapi saya tolak," ujar Marcella. Novita pun mengaku tak tertarik menggunakan suplemen-suplemen itu. Menurutnya, suplemen digunakan untuk orang yang ingin berolahraga, tetapi tubuhnya südah lelah. Jadi, mereka mengonsumsi suplemen untuk menambah tenaga.

“Padahal, jika digunakan terus-menerus akan berakibat buruk bagi penggunanya," kata Novita yang pernah menuntut ilmu di Reebok University ini.

Selain bentuk susu, suplemen ini ada pula yang berbentuk kapsul dan tablet, kebanyakan untuk jenis suplemen yang bersifat memengaruhi hormon. Suplemen-suplemen ini pun bisa di dapat di toko obat secara bebas, kecuali ma huang yang sudah dilarang, dengan harga bervariasi.


Suara Seperti Pria

Selain suplemen nonsteroid, di kalangan binaragawan juga sering digunakan suplemen yang bersifat steroid. Efek suplemen ini tentu lebih besar daripada suplemen nonsteroid. “Pada wanita misalnya bisa menyebabkan tumbuhnya bulu, kumis, suara pecah seperti lelaki,” ungkap Dr. Michael lagi.

Jenis-jenis yang biasa digunakan pun beragam, ada stanosowel dan oradexon. Untuk oradexon, biasanya digunakan untuk menggemukkan badan. Namun tambah Dr. Michael, hal ini tidaklah benar, karena pada kenyataannya malah menahan air di dalam tubuh dan mengakibatkan gangguan fungsi ginjal.

Suplemen jenis steroid ini masih dikonsumsi mereka yang menekuni olahraga fitnes. Sayangnya, banyak juga anak muda yang tergoda untuk mencobanya. Memang tidak mudah terlacak apakah seseorang menggunakan bahan steroid ini atau tidak.

Salah satu jalan yang ditempuh kaum muda yang mendambakan tubuh ideal dengan cara praktis dan cepat selain menggunakan suplemen, adalah menggenjot porsi latihan hingga seringkali terjadi over training. Dampak dari overtraing ini menyebabkan otot lelah sehingga mudah cedera.

Jenis cedera terjadi bervariasi tergantung jenis latihan yang dilakukan. Jika latihan banyak menggunakan kaki, yang rentan cedera adalah daerah pergelangan kaki. Alih-alih mendapat tubuh yang bugar dan indah, malah cedera dan kondisi fatal yang didapat.

Itulah sebabnya, apa pun yang dilakukan untuk mencapai kesehatan prima jangan melebihi porsi yang dianjurkan. Olahraga secara teratur dan terukur menjadi jawaban yang paling tepat.

Kalaupun perlu tambahan suplemen, gunakan sesuai dosis dan sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter ahli

Tips Fitness Sukses

KapanLagi.com - Tak dapat dipungkiri kalau kebanyakan dari kita tak dapat menikmati fitness atau latihan. Juga sebuah kebenaran kalau setiap orang di dunia ini dapat keuntungan dari fitness dan program nutrisi yang tepat. Berikut 10 tips untuk mendapatkan latihan rutin Anda mulai hari ini.

1. Rancang Tujuan Ralistis Dan Nyata

Merancang tujuan sederhana seperti ingin mengurangi berat badan tidaklah efektif. Buat yang lebih spesifik. Sebagai contoh, 'Aku ingin mengurangi 10 kg hingga 5 September.

2. Ukur Peningkatan Anda

Ukur setiap peningkatan dan lakukan secara rutin. Anda tak dapat mengukur seberapa besar berat badan Anda berkurang saat Anda tak mengukurnya pada permulaan.

3. Buat Data Untuk Tiap Latihan

Masing-masing dan tiap sesi latihan harusnya di data. Pertahankan ukuran latihan Anda dan ciptakan jurnal sukses Anda sendiri.

4. Padukan Kardio Anda

Buat sesi kardio beragam secara intensitas dan panjangnya. Coba kardio baru dan pertahankan tetap segar.

5. Latihan Keras Bukan Hanya Untuk Pria

Setiap orang boleh berlatih dengan keras. Latihan keras membangun otot dan meningkatkan kepadatan tulang. Latih semua grup otot utama setiap 1-3 kali per minggu.

6. Istirahat

Cukup tidur selama 7 hingga 9 jam tiap malam. Begitu pula istirahatkan otot Anda dengan tidak melakukan latihan selama 1 hingga 2 hari setiap minggu.

7. Pemanasan

Lakukan pemanasan selama 5 hingga 10 menit sebelum Anda melakukan latihan inti. Anda harus mengawali dengan menaikan suhu tubuh terlebih dahulu.

8. Pendinginan

Lakukan pendinginan dengan perenggangan pada keseluruhan tubuh. Ini akan membantu meningkatkan flesibelitas dan mengurangi sakit pada otot di hari berikutnya.

9. Nutrisi Merupakan Setengah Dari Pertempuran

Konsumsi makanan dengan layak sebagai imbangan dari latihan rutin Anda. Makan makanan sehat dan tinggalkan diet ketat selamanya dalam kehidupan Anda.

10. Terus Beri Motivasi

Ajak teman untuk ikut berlatih atau lakukan latihan dengan pelatih pribadi. Lakukan apapun untuk membuat Anda berkomitmen. Jika Anda mulai kendor, usir rasa bersalah dan lakukan kembali latihan rutin Anda secepat mungkin.

Demikian 10 tips untuk membangun fondasi dari program fitness yang aman dan efektif. Siapapun dapat mengurangi lemak-lemak di tbuh dengan melakukan latihan yang realistis dan paduan nutrisi cukup. Jika Anda memiliki masalah kesehatan, lebih baik hubungi dokter Anda sebelum memulai melakukan fitness. Lakukan latihan secara rutin dan Anda akan lebih sehat serta bahagia dari hari ke hari

Mitos Fitness

Dalam artikel ini akan disingkapkan 5 mitos bodybuilding agar Anda dapat memperoleh pencerahan mengenai pembentukkan otot dan memperoleh hasil yang maksimal.

Mitos #1: Untuk membentuk otot, Anda harus mencapai “pump” (habis-habisan) selama latihan. Semakin besar pump yang Anda capai, semakin banyak otot yang dibentuk.
Bagi Anda yang baru memulai, “pump” adalah perasaan yang Anda dapatkan ketika darah terperangkap di dalam jaringan otot ketika Anda latihan dengan beban. Otot-otot akan membengkak, memperbesar ukuran otot dan sistem pembuluh darah dan akan membuat tubuh Anda terasa semakin besar, kencang, dan lebih kuat.
Meskipun pump memang terasa fantastis, kebenarannya adalah pump hanya memiliki sedikit hubungan dengan rangsangan terhadap otot Anda untuk bertumbuh. Pump sebenarnya hanya hasil peningkatan aliran darah ke jaringan otot dan sudah pasti bukanlah indikasi dari latihan yang berhasil. Mencapai pump yang besar di gym bukan berarti Anda telah berhasil dalam latihan, dan mencapai pump yang kecil bukan berarti Anda belum mencapai latihan yang berhasil.

Latihan yang berhasil harus hanya diukur dari konsep kemajuan. Jika Anda dapat mengangkat beban lebih besar atau melakukan repetisi lebih banyak daripada minggu sebelumnya, artinya Anda telah mengalami kemajuan.


Mitos #2: Jika Anda ingin otot-otot berkembang, Anda harus “merasakan pembakaran!”
Ini adalah kepercayaan yang sama sekali salah dalam gym. Rasa ”pembakaran” hasil dari latihan berat yang intens sebenarnya adalah akibat dari asam laktat (hasil pembuangan metabolik) yang dikeluarkan di dalam jaringan otot ketika Anda latihan.

Tingkat asam laktat yang bertambah sangat sedikit hubungannya dengan pertumbuhan otot dan mungkin malah dapat memperlambat pertumbuhan otot. Anda dapat mengurangi produksi asam laktat dengan latihan menggunakan repetisi yang lebih sedikit daripada lebih dari 10 ke atas.

Mitos #3: Anda harus selalu berlatihn sesuai aturan di buku dalam semua latihan.
Latihan sesuai aturan di buku ketika di gym selalu adalah hal yang penting, tapi terobsesi menggunakannya adalah masalah lain. Jika Anda selalu berusaha melakukan setiap latihan sesuai aturan yang sempurna, Anda mungkin akan menambah kemungkinan cedera dan secara terus-menerus menurunkan jumlah total rangsangan otot yang dapat Anda capai. Ingat, kita bukan robot!

Penting sekali Anda selalu bergerak secara natural ketika latihan. Ini artinya menambah goyangan di punggung Anda ketika melakukan bicep curls, atau sedikit menggunakan momentum tubuh ketika melakukan barbell rows.

Santai saja dan biarkan tubuh Anda bergerak jika memang harus bergerak. Terlalu terobsesi untuk melakukannya sesuai aturan malah akan mengganggu kemajuan Anda.

Mitos #4: Membentuk otot akan membuat Anda menjadi lebih lamban dan kurang fleksibel.
Sebenarnya, membentuk sejumlah otot tidak berlemak akan membuat Anda lebih berenergi dan lebih fleksibel. Otot bertanggungjawab terhadap semua pergerakan yang dilakukan tubuh Anda, dari lari, melompat, sampai melempar. Intinya adalah, semakin kuat otot Anda, semakin besar hasil yang diperoleh tubuh Anda. Memiliki pergelangan kaki yang berotot akan meningkatkan kecepatan kaki, sama halnya memiliki bahu yang lebih kuat artinya dapat melempar lebih jauh. Otot yang kuat adalah otot-otot yang dapat melakukan segalanya, bukan sebaliknya.

Mitos $5: Untuk mencapai fisik yang bagus, Anda harus menggunakan teknik yang sama seperti yang dilakukan orang-orang di gym atau binaragawan di majalah.
Penting sekali bagi Anda yang disadari bahwa hanya karena orang-orang di gym kuat dan berotot, bukan berarti mereka banyak pengetahuan dan melakukan segalanya ”dengan benar.” Genetika memainkan peranan sangat penting dalam proses pembentukan otot, dan beberapa orang dapat memperoleh fisik yang bagus tidak peduli bagaimana cara mereka latihan.

Saya telah melihat orang-orang berlatih dua hari seminggu, tidak begitu memperhatikan diet mereka, minum minuman keras setiap akhir minggu dan masih memiliki tubuh yang berotot. Mereka sebenarnya adalah orang-orang yang cukup beruntung memiliki genetika otot yang unggul.

Bagi binaragawan profesional, ini sangat berbeda. Sebenarnya, setiap binaragawan yang Anda lihat di majalah telah meningkatkan kemampuan pemulihan mereka menggunakan berbagai steroid dan hormon, dan dalam jumlah besar. Untuk latihan natural dengan genetika yang sedang-sedang saja, mengikuti rutinitas binaragawan profesional akan menjadi misi bunuh diri.

Saya harap, artikel ini akan menjelaskan beberapa kebingungan yang Anda miliki, tapi kenyataannya adalah bahwa 5 mitos ini hanyalah sebagian kecil dari mitos-mitos lainnya.

Hal - hal yang Terlarang di GYM

Sudah sit-up ratusan kali namun perut masih saja gembul? Sudah mengangkat beban maksimal tapi lengan masih saja kendor? Anda yakin sudah jadi gymer yang baik? Coba Anda periksa lagi, apakah sikap-sikap Anda saat berlatih di gym sudah benar selama ini.

Ada beberapa sikap terlarang yang tidak seharusnya Anda lakukan di tempat latihan. Sikap-sikap terlarang tersebut merupakan kesalahan yang bisa membuat Anda tidak fokus pada latihan sehingga hasil pertumbuhan otot tidak maksimal. Faktanya, kesalahan-kesalahan ini tidak hanya dilakukan oleh pemula, tetapi juga oleh para binaragawan senior. Berikut adalah beberapa diantaranya:

1. Entusiasme instan berlebihan
Apakah Anda ingin bertubuh besar atau justru ingin kurus dengan cara instan? Ingat, Roma tidak dibuat dalam satu hari, begitu juga tubuh Anda. Melakukan latihan bicep berjam-jam tidak akan membuat otot lengan Anda berkembang lebih cepat tetapi dapat membuat otot menjadi overtraining atau terlalu letih sehingga justru tidak berkembang. Entusiasme itu bagus, tetapi melakukan latihan terlalu cepat dalam waktu singkat tidak akan membuat tubuh Anda lebih berkembang.

Pemula cenderung melakukan latihan untuk setiap bagian tubuh dalam satu latihan. Tetapi jika Anda melakukan latihan dalam waktu lama, hormon yang berfungsi untuk memecah otot akan segera meningkat dan menghambat latihan Anda. Berlatihlah cukup selama 45-60 menit saja.

Ingat juga bahwa setiap kali berlatih, Anda sedang memproses otot tubuh, jadi pertumbuhan otot terjadi ketika Anda selesai berlatih dan mulai beristirahat. Pertumbuhan otot juga dibantu dengan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

2. Tidak mempelajari variasi gerakan yang ada
Walaupun Anda mengetahui berbagai gerakan untuk melatih setiap bagian tubuh, tetapi Anda juga harus mempelajari variasi gerakan yang ada. Setiap gerakan mempunyai variasi yang dapat membentuk otot lebih baik karena setiap variasinya mempengaruhi bagian otot kecil lain yang biasanya tidak tersentuh di dalam latihan biasa. Anda akan memperoleh otot yang lebih tebal dan padat.

3. Tidak merubah metode latihan sesuai perkembangan otot
Banyak dari Anda yang berlatih setelah sekian lama masih tetap menggunakan metode latihan yang sama dengan metode ketika Anda masih pemula. Beradaptasilah pada kebutuhan otot tubuh Anda. Terapkan metode latihan dengan tambahan variasi gerakan dan metode latihan lain untuk mengejutkan otot Anda.

Selain itu jangan lupa untuk fokus kepada bagian otot yang Anda latih. Dengan begitu, Anda akan dapat merasakan apakah kebutuhan beban dan latihan pada otot tertentu sudah tepat atau belum.

4. Melewatkan pemanasan dan peregangan
Para binaragawan tentu mengetahui bahwa angkat beban dapat menimbulkan ketidaknyamanan seperti otot ngilu dan sakit. Semakin otot Anda berkembang, semakin penting juga untuk menaruh perhatian lebih terhadap hal-hal kecil seperti pemanasan dan peregangan sebelum dan sesudah latihan. Pemanasan dan peregangan akan menjadi sangat penting seiring dengan perkembangan atau bertambahnya beban dan intensitas latihan Anda.

5. Tidak memanfaatkan waktu yang ada di gym
Banyak orang yang tidak memanfaatkan waktunya di gym dengan sedikit berlatih tetapi banyak beristirahat. Mereka justru menghabiskan waktu berlatih dengan mengobrol, duduk-duduk santai di lobi, mandi atau kegiatan lainnya yang tidak berhubungan dengan perkembangan otot. Jangan sia-siakan waktu Anda di gym! Berlatihlah di gym dan beristirahatlah di rumah.

6. Tidak serius berlatih dengan partner
Jika Anda cukup beruntung mempunyai partner berlatih, pastikan Anda saling membantu dan saling memanfaatkan. Jangan menganggap seperti hanya bermain-main saja di gym atau Anda akan kehilangan fokus dan tujuan latihan. Anggaplah partner Anda sebagai pesaing untuk saling berkompetisi meraih tubuh yang terbaik sehingga Anda dapat terpacu lebih aktif meningkatkan performa latihan.